Tim Robotech Untad Raih Empat Penghargaan Sekaligus Di Kontes Robot Indonesia Tingkat Regional II

Prestasi kembali diukir oleh Mahasiswa Universitas Tadulako di bidang Robotik. Pada Senin (21/05) Pagi, Prof. Dr. Ir. Muhammad Basir SE., MS selaku Rektor Universitas Tadulako menerima kunjungan Tim Robotech Untad yang berhasil meraih beberapa penghargaan dari Kejuaraan Kontes Robot Indonesia Tingkat Regional II pada 10 – 12 Mei 2018 diantaranya ;

– Juara I Kontes Robot Kategori Pemadaman Api.

– Juara II Kategori Kontes Robot ABU Indonesia.

– Penghargaan Inovasi Terbaik Kategori  KRSBI (Kontes Robot Sepak Bola Indonesia) Beroda.

– Penghargaan Strategi Terbaik

Dalam pertemuan tersebut, Prof Basir mengapresiasi pencapaian tim robotech Untad yang berhasil mengukir prestasi dan meraih banyak penghargaan.

“ Saya sangat bangga dan mengapresiasi atas prestasi Tim Robotech Untad yang membawa harum nama Universitas Tadulako. Inilah sebenarnya yang kami harapkan dari para Mahasiswa, pribadi yang inovatif, kreatif dan berprestasi. Saya berharap pencapaian ini dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk ikut mengukir prestasi.” Papar Prof. Basir.

Ditemui dikesempatan yang sama, Andreas Sumaila selaku perwakilan Tim Robotech Untad menuturkan bahwa keseluruhan Tim Robotech Untad tak hanya berasal dari Fakultas Teknik saja melainkan berasal dari konsentrasi ilmu lainnya seperti dari Fakultas Ekonomi, FKIP, FAHUM, FMIPA dsb agar inovasi yang didapatkan semakin baik.

“ Untuk Kategori Robot Pemadam Api, Robot kami menjadi Robot yang berhasil memadamkan api serta menyelesaikan misi nya sehingga tim robot Untad mendapatkan Juara Pertama dari 35 Universitas yang ikut serta di Kontes Robot Indonesia Regional II. Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada pihak Universitas Tadulako yang telah banyak mendukung tim kami selama ini. Harapannya kami dapat terus didukung sehingga mampu menciptakan robot yang lebih mutakhir lagi mengingat teknologi robot kami yang belum secanggih tim lainnya dari berbagai daerah.” Ujar Andreas. AA   

Tim Debat Bahasa Indonesia Untad Raih Peringkat Pertama & Best Speaker Tingkat Regional IX KDMI 2018

Terlibat dalam kompetisi Debat Bahasa Indonesia untuk pertama kalinya, Tim debat Universitas Tadulako mampu menyabet gelar juara dalam perhelatan Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI) tingkat Kopertis Wilayah IX tahun 2018. Acara Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI) tingkat Regional yang di gelar di Makassar pada tanggal 29 April sampai 1 Mei diikuti 59 tim yang berasal dari wilayah Pulau Sulawesi untuk merebut gelar juara dan melangkah ke tingkat Nasional.

Tim Debat Bahasa Indonesia Untad diwakili oleh empat Mahasiswa diantaranya beranggotakan Andriawan Marcellino, Rizaldy Alif Syahrial, Dion Yosafat, dan Triyono (adjudicator). Setelah meraih gelar juara, tim Universitas Tadulako nantinya akan menjadi representasi Wilayah IX untuk berlaga pada kompetisi KDMI tingkat Nasional.

Bahkan, salah satu anggota tim yakni Andriawan Marcellino berhasil mendapatkan kategori Best Speaker atau pembicara terbaik dalam kompetisi tersebut dengan perolehan nilai 76.33.

Pada Jumat (04/05) pagi, Dr. Sitti Harisah M.Pd selaku Ketua Panitia Seleksi Debat Bahasa Indonesia di Untad bersama Tim Debat Bahasa Indonesia Untad meminta restu kepada Rektor Untad agar dapat tampil dengan maksimal di tingkat Nasional mendatang. Berdasarkan informasi dari website Kemenristekdikti, kompetisi tingkat nasional akan dilaksanakan pada tanggal 28-31 Agustus 2018.

Prof. Dr. Ir. Muhammad Basir SE. MS selaku Rektor Untad menyambut hangat dan mengapresiasi pencapaian tim Debat Bahasa Indonesia Untad serta mendoakan yang terbaik kepada tim debat agar dapat menampilkan performa terbaiknya di tingkat Nasional nanti. AA

Untad Gelar Training Of Trainers Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru 2018

Dalam rangka meningkatkan kapasitas dosen sebagai pemberi materi Orientasi Akademik (ORMIK) menjelang masuknya Mahasiswa Baru Angkatan 2018, Universitas Tadulako menggelar Pembekalan Materi tentang “Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru 2018” atau PKKMB pada Senin (30/04) Pagi kepada 200 peserta yang berasal dari para Dosen strata S3 dan S2 Senior bertempat di Best Western Hotel Palu.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Ir Muh Basir, SE. MS selaku Rektor Untad merespon positif langkah baru yang akan dilaksanakan dalam proses pengenalan kehidupan kampus bagi Mahasiswa Baru 2018 nanti khususnya keterlibatan para Dosen yang akan membimbing langsung aktivitas PKKMB tersebut.

“ Kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) sebenarnya adalah program rutin yang telah dilaksanakan setiap tahunnya di Universitas Tadulako. Berbeda dengan tahun sebelumnya, Prof. Dr. Jayani Nurdin, M.Si selaku Warek Kemahasiswaan Untad mencoba menyederhanakan program PKKMB tahun ini sehingga nantinya para dosen yang mengikuti Training of Trainers pada hari inilah yang akan memberikan pembekalan ORMIK kepada mahasiswa baru di Fakultasnya masing-masing. Saya rasa hal ini merupakan langkah yang positif bagi kita semua.” Ujar Prof. Basir.

Pada kesempatan Training of Trainers kali ini, Prof. Muh Basir selaku Rektor Untad turut memberikan materi di awal pelatihan yang mengangkat tema “ Kepemimpinan di Era Distruktif” kemudian disusul perwakilan KOREM 132 Tadulako, Kapten Arm Vicky Haryanto Mamonto Pjs. Kasiter Korem 132/Tdl dengan tema “ Pilar Pilar Kebangsaan” serta perwakilan POLDA Sulteng, Kombespol Diki Budiman S.I.K , MH yang memaparkan materi tentang “ Strategi Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sulteng dibidang Penegakan Hukum”.

Selain materi mengenai “Kepemimpinan”, “Wawasan Kebangsaan & Sistem Pertahanan Semesta” serta “Pengetahuan Hukum Tindak Pidana, Lalulintas & Pemberantasan Korupsi”, Acara Training of Trainers kemudian dilanjutkan dengan pemberian pembekalan Materi tentang “Bahaya Radikalisme & Terorisme” oleh BNPT Sulteng kemudian “Bahaya Narkoba & Penggunaan Zat Adiktif” oleh BNN Sulteng dan “Keberagaman Dalam Kehidupan Beragama” oleh KAKANWIL serta “Penanggulangan Bencana” oleh BPBD Sulteng.

Ditemui di sela acara, Dr. Intam Kurnia M.Si selaku Sekretaris Kegiatan PKKMB 2018 memaparkan tujuan dilaksanakannya Training of Trainers untuk Para Dosen strata S3 dan S2 Senior dilingkungan Universitas Tadulako.

“ Selama ini, Aktivitas ORMIK tingkat Universitas lebih sering mengundang Pemateri  dari luar kampus kita. Sehingga setelah melewati beberapa evaluasi dan pertimbangan, mulai pada tahun 2018 ini, Mahasiswa Baru akan menerima materi ORMIK di Fakultasnya masing-masing dari dosen Untad yang telah mengikuti pelatihan pada hari ini. Para dosen yang telah mengikuti pelatihan ini nantinya akan memberikan pembekalan ORMIK sesuai dengan materi pembekalan yang didapatkan saat ini. Contohnya, apabila Dosen FISIP mendapatkan pembekalan mengenai Bahaya Narkoba, maka dosen tersebut tak hanya berkesempatan memberikan materi di FISIP saja melainkan diberbagai Fakultas yang ada di Untad. Kita pun berharap dampak dari Training of Trainers ini dapat terus berlanjut untuk jangka panjang dalam sistem pemberian materi ORMIK untuk mahasiswa baru selanjutnya.” Jelas Dr. Intam. AA